By Irfan Ali | At 23.37 | Label :
Lidah
| 0 Comments
Pengertian Struktur Anatomi dan Fungsi Lidah pada Manusia - Lidah dalam sistem pencernaan berfungsi untuk membantu mencampur dan menelan makanan, mempertahankan makanan agar berada di antara gigi-gigi atas dan bawah saat makanan dikunyah serta sebagai alat perasa makanan. Lidah dapat berfungsi sebagai alat perasa makanan karena mengandung banyak reseptor pengecap atau perasa. Lidah tersusun atas otot lurik dan permukaannya dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir (mukosa). (Baca juga : Struktur Rongga Mulut)
Rasa berasal dari partikel-partikel kecil dalam makanan dan minuman. Partikel kecil ini terlarut dalam ludah, sehingga membentuk rangsangan kimia yang menyebar ke seluruh permukaan lidah. Rangsangan direspon oleh reseptor kimia atau biasa disebut kemoreseptor. Kemoreseptor berbentuk tunas pengecap atau kuncup rasa.
Sebagian besar kuncup rasa berada pada permukaan lidah. Sementara yang lainnya, terletak pada langit-langit lunak tinggi di belakang mulut. Secara struktural, kuncup rasa terletak pada epitel lidah dan bersanding dengan tonjolan-tonjolan kecil yang dinamakan papila. Pada lidah, papila memiliki jumlah yang amat banyak, yakni sekitar 2.000 buah. Bentuk papila ada yang besar dan kecil. Selain ciri tersebut, kuncup rasa tersusun atas sel pendukung dan pengecap. Pada bagian permukaan sel pengecap terdapat mikrovilus yang merespon rangsangan berbagai rasa. Selanjutnya, sel pengecap ini berhubungan dengan banyak sel saraf yang akan mengi rimkan impuls menuju otak untuk ditanggapi.
Rasa berasal dari partikel-partikel kecil dalam makanan dan minuman. Partikel kecil ini terlarut dalam ludah, sehingga membentuk rangsangan kimia yang menyebar ke seluruh permukaan lidah. Rangsangan direspon oleh reseptor kimia atau biasa disebut kemoreseptor. Kemoreseptor berbentuk tunas pengecap atau kuncup rasa.
Sebagian besar kuncup rasa berada pada permukaan lidah. Sementara yang lainnya, terletak pada langit-langit lunak tinggi di belakang mulut. Secara struktural, kuncup rasa terletak pada epitel lidah dan bersanding dengan tonjolan-tonjolan kecil yang dinamakan papila. Pada lidah, papila memiliki jumlah yang amat banyak, yakni sekitar 2.000 buah. Bentuk papila ada yang besar dan kecil. Selain ciri tersebut, kuncup rasa tersusun atas sel pendukung dan pengecap. Pada bagian permukaan sel pengecap terdapat mikrovilus yang merespon rangsangan berbagai rasa. Selanjutnya, sel pengecap ini berhubungan dengan banyak sel saraf yang akan mengi rimkan impuls menuju otak untuk ditanggapi.